Pengertian Key Performance Indicator (KPI)

Apakah KPI itu?

Semua orang yang bekerja di perusahaan pasti punya sedemikian banyak tugas dan tanggung jawab. Dan semua tugas dan tanggung jawab setiap peran tersebut dipaparkan secara terperinci di dalam sebuah dokumen yang bernama Job Description. Maka tidak heran jika dokumen Job Description dibuat begitu detail dan lengkap bahkan berlembar-lembar yang memaparkaan dengan rinci setiap tugas dan tanggung jawab setiap peran serta menghubungkannya dengan fungsi yang lebih besar lagi yaitu departemen. Jadi dengan demikian, setiap peran terlihat kontribusinya dalam setiap departemen, begitu juga departemen dengan keseluruhan perusahaan. Pertanyaannya, adakah jalan pintas yang sederhana untuk menggambarkan fungsi dan setiap peran terkecil di dalam suatu organisasi? Baca pos ini lebih lanjut

Downloads

USEFUL DOWNLOADS FOR PALM OIL MILL

Analisis Kebutuhan Uap untuk Pengolahan 60 ton TBS/jam

Buku Panduan PKS Skala Kecil

Palm Oil Processing – The Principles and Operational Techniques

Proses Panen dan Kualitas Buah

Proses Pengolahan Limbah Kelapa Sawit

Perhitungan Sisa Shell yang tidak Terbakar di Boiler

Pabrik kelapa sawit merupakan pabrik mandiri di mana daya yang diperlukan untuk operasional pabrik diperoleh dengan mengkonversi energi dari produk sampingan PKS sendiri menjadi energi listrik.  Produk sampingan yang dimaskud adalah fibre press dan shell yang dijadikan bahan bakar pada pembangkit uap (steam generator). Steam generator atau yang umum disebut boiler menghasilkan steam bertekanan yang akan digunakan untuk memutar sudu-sudu turbin. Turbin yang dikopel dengan alternator menghasilkan energi listrik untuk kebutuhan operasiona pabrik dan di luar pabrik, misalnya penerangan jalan, perumahan, dll. Jadi selama pabrik beroperasi, tidak dibutuhkan supplai listrik dari pihak luar seperti PLN atau generator diesel.

Penggunaan fibre press dan shell sebagai bahan bakar untuk boiler sudah lebih dari cukup untuk menghasilkan steam hingga tekanan yang diperlukan oleh turbin. Bahkan penggunaannya bisa dihemat sehingga shell masih tersisa. Berikut teorinya. Baca pos ini lebih lanjut

Konsep Ekonomi Teknik dalam Pengambilan Keputusan Pembelian Mesin PKS

Beberapa waktu yang lalu kami dihadapkan pada sebuah pengambilan keputusan pembelian genset yang cukup dilematis. Saya akan menjabarkan persoalan itu dalam bentuk yang disederhanakan agar mudah di pahami. Saat itu ada dua supplier yang menawarkan gensetnya, anggap supplier A dan supplier B. Keduanya memiliki spesifikasi yang sama. Suppiler A menawarkan harga Rp.150.000.000 per unit dengan panjar Rp.5.000.000 dengan catatan panjar tidak dikembalikan apabila pembelian dibatalkan. Perusahaan telah membayar panjar kepada supplier A dan genset akan diserahkan seminggu setelah pembayaran panjar. Sebelum penyerahan genset oleh supplier A, supplier B menawarkan mesin yang sama dengan harga tunai Rp.144.000.000 dan generator dapat segera diserahkan setelah dibayar. Baca pos ini lebih lanjut

Penggunaan Boiler Ash Sebagai Pupuk Tambahan dan Pupuk Pengganti Tanaman Sawit

Boiler ash merupakan limbah padat pabrik kelapa sawit yang diperoleh dari dust collector boiler. Limbah ini merupakan material organik yang dapat digunakan sebagai pupuk tambahan atau pupuk pengganti dari pupuk anorganik yang harganya relatif mahal. Program ini merupakan aplikasi konsep zero waste yang diharuskan dalam manajemen lingkungan atau sertifikasi RSPO.

Berdasakan penelitian, boiler ash sebagai material kering (dried metter) memiliki kadar P,K, dan Mg yang cukup tinggi, yang sangat berguna bagi tanaman kelapa sawit. Baca pos ini lebih lanjut

Rendemen Tanggung Jawab Siapa? Pabrik atau Estate?

Sebagai orang pabrik, saya sering dijejali pertanyaan-pertanyaan seputar rendemen, khususnya dari teman-teman Field Assistant.

“Gimana rendemen kita hari ini Pak?”

“Kenapa rendemen kita belum naik juga pak?”

“Buahnya dari tahun ke tahun itu-itu juga, tapi kenapa rendemen kita belakangan ini turun kali Pak?”

Biasanya saya hanya tersenyum ketika ditanya dengan pertanyaan-pertanyaan seperti itu. Tapi belakangan saya bingung, dan akhirnya saya tidak menjawab, tetapi saya menunjukkan data oil losses yang kami record tiap hari. Kenapa? Karena hanya itu yang bias kami lakukan. Ingat aturan #1, bahwa pabrik tidak bisa menaikkan kadar minyak yang ada dalam berondolan. Yang bisa dilakukan (dan ini harus) adalah meminimumkan losses yang terjadi selama proses berlangsung. Oil losses di pabrik dapat diidentifikasi secara objektif pada empat tempat, yaitu : Baca pos ini lebih lanjut

Pemisahan Kernel dan Shell dengan Sekali Winnowing

Saya mulai berdinas di Gunung Malayu POM sejak awal tahun 2010. Satu hal yang menarik di pabrik tua ini adalah pemisahan kernel dan shell yang sangat efektif dan efisien. Tidak seperti kebanyakan PKS, pemisahan tersebut hanya terjadi dalam satu step saja yaitu single winnowing.

Umumnya, PKS menerapkan sistem pemisahan tiga step yang terdiri atas 1st winnowing, 2nd winnowing dan claybath atau hydrocyclone.

Dengan sistem 3 stage ini tentu banyak kerugiannya bila dibandingkan dengan single stage di GMPOM, diantaranya :

  • Terjadi losses kernel pada tiap stage
  • Penggunaan larutan clay pada unit claybath
  • Biaya maintenance
  • Biaya tetap
  • Biaya power, dll.

Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: