8. Pegolahan Biji dan Inti


Pada stasiun ini dilakukan pengolahan terhadap cake dari hasil pengempaan, yaitu pemisahan serabut dari biji, pemecahan biji, pemisahan cangkan dan inti, serta pengolahan inti, yaitu pengurangan kadar air dan kada kotoran dalam inti (kernel). Standar kualitas pada kernel produksi adalah kadar kotoran < 7% dan kadar air < 7%. Sementara kehilangan inti pada unit-unit operasinya adalah fibre cyclone < 1% per sample, shell winnower < 1% per sample, dan shell claybath < 1% persample. Total losses yang diizinkan adalah <0,25% per FFB.

Cake Breaker Conveyor

Cake dari screw press ditampung dan diuraikan dalam CBC yang terdiri dari screw conveyor berpedal. Fungsi CBC ini adalah memisahkan nut dan fibre yang masih menggumpal (cake), mengeringkan fibre untuk mudah dihisap di fibre cyclone, dan sebagai transport untuk menghantar biji ke depericarper dan fibre ke fibre cyclone. Pada ujung CBC terdapat scre conveyor tertutup yang berfungsi untuk menghambat udara terhisap melalui CBC, diharapkan terhisap melalui deperticarper. Hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain pembersihan dan pemeriksaan berkala, pemeriksaan baut-baut sambungan dan bushing shaft, serta pengosongan pada saat akhir milling.

Depericarper

Pemisahan antara biji dan fibre dilakukan dengan menggunakan udara dengan perbedaan dynamic pressure. Fibre cyclone fan akan menarik udara melalui sudu-sudunya. Udara tersebut mengalir melalui ducting, untuk menghisap fibre yang lebih ringan dari biji. Kecepatan udara tergantung dari kapasitas fan tersebut serta pengaturan separating coulumn deperticarper dan damper fan.

Fibre akan terangkat karena lebih ringan sementara biji (nut) jatuh karena lebih berat. Fibre selanjutnya terhisap ke fibre cyclone dan jatuh ke fuel conveyor melalui airlock, sebagai bahan bakar di boiler. Hal yang perlu diperhatikan antara lain kebersihan ducting fibre cyclone, kebersihan sudu-sudu fan, kebocoran ducting, kekencangan belting dan pelumasan bearing.

Nut Polishing Drum

Unit ini berfungsi untuk menghilangkan fibre yang masih meekat pada nut agar pemecahan nut dapat berlangsung sempurna. Nut polishing drum adalah sebuah drum berputar yang terdiri dari screw conveyor, angle iron, dan lubang-lubang pada dinding bagian ujung. Lubang ini berfungsi untuk mengeluarkan broken kernel dan nut. Nut akan diteruskan ke inclined nut conveyor, sementara broken kernel ditampung dan dinaikkan ke claybath atau cracked mixture conveyor. Diharapkan broken kernel tidak terikut bersama nut untuk menghindari terbuangnya broken kernel akibat isapan destoner fan.

Destoner

Nut dibawa ke desoner melalui nut conveyor. Destoner ini berfungsi untuk memisahkan material ringan (fibre dan dust) ke fuel coneyor, material sedang (nut, broken kernel, half nut) ke hut hopper, dan material berat (batu dan besi) ke bawah. Hal ini dimungkinkan dengan adanya perbedaan kecepatan aliran udara pada ducting akibat perbedaan diameter. Hal yang perlu diperhatikan adalah kekencangan belting fan, pelumasan bearing, kebersihan baut sambungan, setelan damper udara pada fan dan ducting.

Nut Grading Drum

Nut grading drum berfungsi untuk mensortir nut yang berukuran kecil dan besar agar diperoleh efek pemecahan yang baik. Nut yang kecil masuk ke hopper 1 dan yang besar ke hopper 2. Besarnya lubang oval pada drum berputar ini berkisar <15 mm untuk laluan nut kecil dan >15 mm untuk laluan nut besar.

Nut Hopper

Nut hopper adalah penampungan nut sebelum dipecah di ripple mill, dimana nut hopper terdiri dari dua buah hopper yang berisi nut dengan ukuran berbeda. Tujuan pemisahan berdasarkan ukuran ini adalah untuk mendapatkan efesiensi pemecahan yang baik agar tidak banyak broken kernel, whole nut, dan half nut dari ripple mill. Hopper ini juga diperlukan untuk mengatur jumlah nut yang akan dipecah di ripple mill.

Vibrator Nut Hopper

Unit ini berfungsi mengatur feeding nut ke dalam ripple mill. Apabila getaran vibrator dinaikkan maka feeding akan semakin banyak, demikian sebaliknya. Geratan harus disesuaikan untuk mendapatkan efisinesi pemecahan yang optimum. Peralatan ini terletak tepat di bawah nut hopper. Selain vibrator, beberapa pabrik menggunakan screw conveyor kecil yang tujuan sama yaitu mengatur feeding ke dalam riple mill.

Ripple Mill

Ripple mill  adalah alat pemecah nut sehingga kernel terppisah dari cangkangnya. Ripple mill terdiri dari rotor bar dan stator. Nut akan masuk ke ripple mill di atara rotor dan stator, karena putaran, maka nut akan pecah. Hal-hal yang perlu diperhatikan :

  • Jarak antara stator dan rotor. Apabila jarak tidak diatur maka nut yang masuk akan tidak terpecahkan karena nut yang berukuran kecil akan memasuki ruang besar pada ripple mill dan sebaliknya nut besar memasuki ruang yang kecil sehingga banyak terjadi broken kernel dan terhisap di winnower.
  • Kecepatan rotor. Kecepatan putaran berpengaruh terhadap hasil pemecahan nut. Semakin tinggi putaran, semakin tinggi kapasitas, tetapi semakin tinggi pul broken kernel.
  • Kondisi awal nut. Kondisi ukuran dari nut, kadar kekeringan nut kebersihan dari fibre yang mengikut nut.
  • Kondisi sterilizer, dimana sterilisasi yang tidak baik mengakibatka kernel tidaklekang dari nutnya.

Shell Winnower

Hasil pemecahan ripple mill disebut cracked mixture, dibawa ke bagian pemisahan oleh cracked mixture conveyor. Unit pemisahan ini disebut shell winnower yang berfungsi memisahkan material berat (kernel dan whole nut), material sedang (broken kernel dan half nut), serta material ringan (shell). Bagian yang ringan terangkat ke atas dan dibawa ke winnower cyclone dan masuk ke fuel conveyor. Material ringan menuju kernel drier untuk dikeringkan. Material sedang selanjutnya dibawa ke winnower tingkat kedua. Disini prinsip kerjanya serupa dengan tingkat pertama. Jika ukuran shell dan kernel sudah sedemikian rupa sehingga sulit dipisahkan dengan metode pemisahan udara, maka akan dipisahkan dengan metode perbedaan massa jenis di dalam unit claybath.

Claybath

Claybath memisahkan broken kernel dan shell dengan menggunkan larutan clay. Larutan ini akan memisahkan broken kernel dan shell, dimana broken kernel akan terapung sebab berat jenisnya lebih kecil dari shell. Sementara shell yang berat akan tenggelam di bawahnya. Broken kernel di permukaan larutan akan dioverflow ke vibrating kernel, sementara bagian underflownya berisi shell dialirkan ke vibrating shell. Untuk membersihkannya dari larutan clay yang menempel, bagian atas vibrating dipasang pipa penyiram. Shell masuk ke ducting shell trasport dan dihembus oleh shell transport fan ke fuel conveyor. Sementara broken kernel masuk ke common point dan bersatu dengan kernel dari shell winnower dan dibawa ke kernel drier oleh kernel winnoer fan atau kernel elevator. 

Kernel Drier

Kernel drier berfungsi mengurangi kadar air pada kernel dan menghambat pertumbuhan jamur. Udara dimasukkan ke dalam kernel drier setelah melalui air heater. Udara tersebut akan masuk ke celah-celah kernel melalui kisi-kisi lantai. Hal yang menjadi perhatian antara lain pengisian kernel ke dalam drier, kebersihan heater, tekanan steam, dll.

Kernel Bulking

Kernel bulking merupakan tempat penyimpanan kernel sementara sebelum dijual. Setelah dkeringkan di kernel drier, kernel dibawa ke kernel bulking melalui transport fan.

2 Responses to 8. Pegolahan Biji dan Inti

  1. dewanada mengatakan:

    Baru tau ada yang bahas Sawit di wordpress, thank Boss, saya juga di pabrik sawit, info yang bermanfaat🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: